APBK Enam Kabupaten/Kota Mengecewakan: Partisipasi Publik Rendah

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Solidaritas Gerakan Anti Korupsi (SoRAK) Aceh, Lakaspia Institute, CAJP serta didukung oleh Partnership di enam kabupaten/kota di Aceh menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten/Kota (APBK) 2007 di enam daerah di Aceh dinilai sangat mengecewakan. Hal ini terlihat dari partisipasi publik yang masih sangat rendah. Dari enam kabupaten/kota yang diteliti diperoleh gambaran bahwa 74 persen masyarakat menyatakan tidak pernah secara aktif ikut serta dalam pembangunan melalui mekanisme musyawarah kerja pembangunan (Musrenbang). Selain itu, 68 persen masyarakat tidak mengetahui secara persis visi dan misi kepala daerah yang baru, serta 92 persen lainnya tidak pernah membaca dokumen perencanaan pembangunan pemerintah daerah.

Penelitian itu dilangsungkan selama lebih dari dua bulan sejak 17 Mei hingga akhir Juni. Metode penelitian menggunakan teknik proposive sample terhadap 660 desa dan 660 responden. Responden yang dipilih adalah aparatur desa dengan asumsi bahwa perangkat desa adalah pihak yang seharusnya menjadi pihak yang paling penting dalam proses perencanaan pembangunan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi publik dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah masih rendah. Ketidaktahuan masyarakat tentang wilayah partisipasinya menjadi salah satu faktor penghambat.

Wakil ketua komisi C DPRK Lhokseumawe Fauzi Johan ST, menilai ploting anggaran untuk pembangunan sejumlah kecamatan di Kota Lhokseumawe terlihat sudah berimbang. Namun secara kebutuhan, pembagian anggaran dinilai belum proporsional. Sebab starting pembangunan diantara kecamatan yang ada sangat berbeda antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya. Sudah diakui bahwa dana APBK Lhokseumawe masih sangat minim. Tidak mungkin untuk dapat menjalankan pembangunan dengan serentak. Hal ini diperlukan skala prioritas dalam pembangunan. Selain itu, para pejabat, kepala dinas, kaban maupun kantor dapat berusaha melakukan peningkatan PAD.

Kata kunci : Anggaran Pendapatan dan Belanja Kab/Kota (APBK), partisipasi, pembangunan daerah

Editor, 2007, APBK Enam Kabupaten/Kota Mengecewakan: Partisipasi Publik Renda

Sumber: http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=2432&tit=Berita%20Utama%20-%20APBK%20Enam%20Kabupaten/Kota%20Mengecewakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>