Hasil Pilkada Sumut, Banyak Konflik dan Golput.

Sebanyak 14 kabupaten/kota di Sumatera Utara telah menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah masing- masing selama kurun waktu Mei-Juni 2010 lalu. Tahun 2010 memang menjadi tahun politik pemilihan kepala daerah bagi masyarakat Sumut. Sebanyak 25 kabupaten/kota se-Sumut melangsungkan prosesi suksesi bagi penetapan kepala daerah itu, dalam beberapa gelombang hingga akhir tahun 2010. Sayangnya, pesta demokrasi tersebut malah dicederai oleh beberapa persoalan yang masih berbuntut hingga saat ini. Sejumlah konflik terjadi di beberapa daerah.

Selain itu, perselisihan hasil penghitungan suara juga terjadi di sejumlah daerah. Sehingga beberapa calon pun mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terhadap hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPUD. Tidak hanya berbuah konflik, pilkada juga semakin memperjelas tingginya angka golput. Tercatat dari 1.961.155 warga Medan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Medan putaran I yang berlangsung 12 Mei, hanya 687.804 orang atau sekitar 35% yang menggunakan hak pilihnya. Secara tidak langsung, tingginya angka golput ini juga menujukkan pelaksanaan pilkada di Sumut masih belum memuaskan. Selain itu, ini juga jadi pertanda bahwa citra para calon pemimpin di negeri ini sudah semakin luntur di mata masyarakat.

Deskripsi Dokumen: www.bakumsu.or.id

Judul: Hasil Pilkada Sumut, Banyak Konflik dan Golput.

Sumber: Soeara Rakjat Edisi 30, Tahun VII, Juli 2010, p.1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>