Pilkada Sibolga, Rusuh, 3 kantor Camat Rusak

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sibolga, Sumatera Utara berakhir rusuh. Massa menuntut agar pemilihan diulang, karena diduga terjadi kecurangan. Akibatnya, tiga kantor camat mengalami kerusakan diamuk massa, dua hari pasca hari H pencoblosan Pilkada Sibolga. Ketiga kantor camat tersebut adalah Kantor Camat Sibolga Kota, Kantor Camat Sibolga Selatan, dan Kantor Camat Sibolga Sambas. Ratusan massa tersebut mendatangi dan melempari tiga kantor camat. Mereka bermaksud ingin mengambil kotak suara yang disimpan di kantor tersebut.  Ratusan massa tersebut merasa kecewa dengan proses Pilkada Sibolga yang berlangsung. Mereka melempari kaca jendela, atap plafon, serta merusak pagar kantor camat berlantai dua tersebut. Buntutnya, seluruh kaca jendela hancur berantakan dan seng plafon rubuh. Massa juga sempat memasuki kantor dan berhasil mengeluarkan beberapa barang berupa meja, televisi, dan AC, yang selanjutnya mereka bakar bersama dengan beberapa ban bekas di jalan raya. Massa juga berhasil mengambil kotak suara yang disimpan di Kantor Camat Sibolga Kota, setelah memecahkan kaca kantor. Kemudian, mereka membukanya di luar dan menebarkan kertas suara ke udara. Sebagian dari massa tersebut juga mengoyak kertas suara tersebut.

Menurut informasi yang beredar di lapangan, kemarahan massa tersebut disebabkan adanya dugaan praktik politik uang (money politic). Sejumlah kecurangan yang dilakukan oleh salah satu calon juga tidak pernah diproses oleh Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah (Panwaslukada). Sehingga masyarakat menganggap Panwaslukada dan KPUD Sibolga tidak netral. Disebut-sebut, massa yang mengamuk tersebut merupakan pendukung pasangan calon nomor urut 3 Afifi Lubis-Halomoan Hutagalung. Mereka mengamuk setelah mengetahui hasil perhitungan cepat Pilkada Sibolga didominasi pasangan nomor urut 2 Syafri Hutauruk Marudut Situmorang. Massa menduga telah terjadi penggelembungan suara yang dilakukan oleh pihak kecamatan. Sementara itu, peristiwa kerusuhan dan pengrusakan tersebut menyebabkan KPUD Sibola menunda proses rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Deskripsi Dokumen : www.bakumsu.or.id

Judul: Pilkada Sibolga, Rusuh, 3 kantor Camat Rusak

Sumber: Soeara Rakjat Edisi 30, Tahun VII, Juli 2010, p.4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>